Sunday, 18 December 2011

Awas! Merokok boleh Merosakan Puting Payudara




Selama ini, kebanyakan orang hanya mengetahui buruk merokok hanya pada penyakit paru-paru atau kanker saja. Tetapi tahukah Anda bahwa merokok juga boleh membuat puting payudara perempuan menjadi rosak dan kendur?

Ahli bedah plastik dari Metro Detroit Amerika Serikat Dr Anthony Youn dalam blog CNN mengatakan bahwa kebiasaan merokok sebelum atau setelah operasi pengencangan payudara dapat menyebabkan puting payudara perempuan berubah menjadi hitam dan rosak.

“Ya. Perokok yang menjalani operasi payudara berisiko besar kehilangan puting payudara mereka. Saya pernah melihat hal ini sebelumnya,” ungkap Youn dalam blognya.

Youn menjelaskan, fenomena ini disebabkan kerana kandungan nikotin dan karbon monoksida yang terdapat dalam asap rokok berkontribusi menghambat aliran darah ke berbagai bahagian tubuh.



Ia menambahkan, jika ada bagian tubuh yang menerima darah terlalu sedikit atau bahkan tidak sama sekali, maka bagian tubuh tersebut akan mati. Inilah yang sering terjadi pada pembuluh darah terkecil, seperti pada puting payudara.

Sebagai buktinya, Youn menceritakan pengalamannya ketika menangani seorang pasien perempuan perokok di mana ketika itu puting payudaranya berubah menjadi ungu ketika menjalani operasi pengangkatan payudara. Warna ungu merupakan prekursor atau pendahuluan dari warna hitam, sedangkan warna hitam prekursor dari kejatuhan atau kematian.

Fenomena ini lanjut Youn, terjadi kerana aliran darah pada tubuh yang tidak memadai sehingga membuatnya berubah menjadi ungu. Untuk menolong pesakit ini dan payudaranya, Youn menggunakan cara yang tidak biasa.

Ia memanfaatkan haiwan lintah untuk mengeluarkan darah kotor dari tubuh si pesakit. Lintah ini akan membantu mengalirkan darah lama yang tertahan akibat penyumbatan. Dengan bantuan lintah ini, puting berubah perlahan dari warna ungu menjadi pink atau merah muda.

“Kami menggunakan lintah-lintah ini secara berkala, hingga tubuh menciptakan pembuluh darah baru untuk melukukan apa yang dilakukan lintah . Hal ini boleh berlangsung selama berhari-hari,” papar penulis buku “In Stitches” itu.

Atas dasar itulah, Yuon memperingatkan kepada semua orang untuk berhenti merokok, karena efek dari nikotin dapat menimbulkan kerusakan pada tubuh. Ia juga menganjurkan kepada seluruh dokter bedah plastik untuk memberikan peringatan kepada pesakit nya yang merokok. Inilah pesan penting yang perlu disampaikan itu:

“Jika Anda akan melakukan operasi pengencangan payudara atau bedah reduksi dan Anda merokok, puting payudara Anda boleh berubah menjadi hitam dan kendur. Jika Anda akan melakukan operasitummy tuck dan Anda merokok , Anda mungkin akan mengalami infeksi yang berujung pada timbulnya luka terbuka yang butuh waktu hingga tiga bulan untuk sembuh. Jika Anda akan melakukan operasifacelift dan Anda merokok, kulit pipi Anda akan berubah menjadi hitam dan terkelupas meninggalkan timbunan lemak.”

Sumber health.kompas

No comments:

Post a Comment